3 Alasan Pentingnya Memiliki Media Sosial untuk Organisasi – Indorelawan Blog
3 Alasan Pentingnya Memiliki Media Sosial untuk Organisasi
February 28, 2017
0

Saat ini hampir tidak mungkin tidak terhubung dengan media sosial di kehidupan sehari-hari. Media sosial terbukti efektif diimplementasikan dalam dunia bisnis sebagai salah satu strategi pemasaran. Akan tetapi, untuk organisasi sosial apa perlu memiliki media sosial? Baca 3 alasan ini agar tahu pentingnya memiliki dan mengelola media sosial!

1. Menyampaikan visi misi organisasi dengan mudah dan murah

Sebelum ada media sosial, cara yang bisa dipakai untuk mengiklankan organisasi sosial adalah melalui iklan di radio, brosur, atau bahkan iklan di televisi yang pasti biayanya sangat mahal! Kini, dengan adanya media sosial semua menjadi lebih mudah dan murah. Thanks to Facebook, Instagram, dan Twitter, 3 media sosial favorit yang digunakan di Indonesia. Melalui foto, teks ataupun video singkat yang menampilkan kegiatan organisasi, publik yang tidak sengaja mampir ke akun organisasimu dapat langsung mengetahui apa yang organisasimu kerjakan!

Tips : Buat materi (poster/ foto/ video) yang berisi informasi tentang organisasimu, misalnya penjelasan tentang organisasi dan bagaimana cara menjadi relawan atau memberikan donasi. Materi tersebut dapat membantu untuk memperkenalkan organisasi kepada publik yang belum familiar dengan organisasimu.

2. Membangun dukungan dari publik

Kampanye ALS Bucket Challenge untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan penyakit Sklerosis Lateral Amiotrofik (ALS) dan mendorong publik untuk memberikan donasi untuk penelitian penyakit tersebut.

Melalui konten yang shareable di media sosial, maka akan ada lebih banyak orang yang melihat apa yang dikerjakan organisasimu dan menjadi termotivasi untuk mendukungnya. Media sosial adalah platform yang tepat untuk memperkenalkan kampanye/program yang sedang berjalan. The ALS Ice Bucket Challenge adalah salah satu kampanye sosial yang viral di dunia maya. Dari atlet tingkat dunia, selebriti hingga tokoh-tokoh penting lainnya telah meramaikan feed media sosial dengan video menyiram diri sendiri dengan air es dalam ember! Lebih dari 70 milyar dolar Amerika Serikat berhasil digalang untuk ALS Association, penggalangan dana ini meningkat tajam dari tahun sebelumnya yang mendapatkan dana sebesar 2,5 milyar dolar Amerika Serikat. Terbukti dengan kampanye yang kreatif di media sosial, publik akan lebih mudah tertarik dan terlibat langsung dengan organisasimu.

Tips : Buat konten media sosial yang mengajak partisipasi publik secara online. Semakin mudah aktivitas online tersebut dikerjakan (misalnya hanya posting foto/video) maka akan lebih mudah menarik minat publik untuk berpartisipasi, so be creative! Gunakan pesan dan hashtag yang sama, lalu repost dan tampilkan di media sosial organisasi dalam kurun waktu tertentu untuk mencuri perhatian publik.

3. Mendorong traffic

Link logo media sosial di blog Indorelawan.

Biasanya publik akan mengakses website organisasi untuk mengetahui lebih banyak informasi tentang isu yang diangkat dan cara untuk terlibat langsung. Akan tetapi, perlu diperhatikan bahwa kebanyakan dari mereka tidak selalu mengakses website, artinya publik hanya sesekali memikirkan tentang organisasimu. Jika pendukung organisasimu telah follow atau like akun media sosial maka akan lebih mungkin untuk mereka mendapatkan informasi ter-update dari organisasi. Tidak hanya untuk menjelaskan tentang visi misi dan kegiatan organisasi, media sosial juga dapat menarik calon donatur dan relawan dari mana saja!

Tips : Jika organisasimu memiliki website/ blog/ e-newsletter, pastikan untuk menampilkan media sosial di halaman utama. Tampilkan logo media sosial yang mengarah ke masing-masing akun seperti Facebook, Twitter, dan Instagram.

Nah, apa rekan organisasi sudah siap mengelola akun media sosial dan menebarkan inspirasi?

“Don’t use social media to impress people; use it to impact people” – Dave Willis.

Marsya Nurmaranti

Post by Marsya Nurmaranti

Biasa disapa Asa. Aktif di dunia kerelawanan sejak 2011 dengan menjadi kakak pengajar di Sahabat Anak Manggarai. Pengalamannya berkecimpung di berbagai kegiatan sosial mengantarkan Asa pada Indorelawan. Tertarik dengan dunia media sosial dan kerajinan tangan!