Dari Hobi Motret, Dede #JadiRelawan di Sukabumi – Indorelawan Blog
Dari Hobi Motret, Dede #JadiRelawan di Sukabumi
September 9, 2016
0

“Saya berpartisipasi di Inspire Action Day/IAD di Lebak (tanggal 3-4 Juni) dan Sukabumi  (tanggal  26-27 Agustus). Kegiatan ini digagas oleh Yayasan Filantropi dan Komunitas Anak Negeri untuk menumbuhkan semangat dan inspirasi adik-adik di Desa Girijagabaya dan Sinar Jaya (Lebak) dan Kampung Gunung Sapu (Sukabumi) untuk menggapai impian dan cita-cita mereka. Aktivitas relawan dilakukan melalui kelas inspirasi, donasi perlengkapan sekolah dan bangun pustaka kampung.

Pada dasarnya, motif utama saya bergabung di IAD sama dengan kebanyakan relawan, yaitu mengisi waktu luang dengan hal-hal yang positif dan bermanfaat bagi orang lain, serta menyalurkan hobby saya: photography. Mengapa memilih Lebak dan Sukabumi? Karena saya ingin melihat langsung kehidupan masyarakat di luar Jakarta dan membandingkannya dengan kondisi di Indonesia Timur, tempat saya bermukim dan bertugas dari 2007 hingga 2014.

Asumsi awal saya, kondisi mereka tidak akan jauh beda dengan di Jakarta, toh sama-sama di daerah Jawa. Ternyata saya salah besar… kondisi kehidupan mereka, terutama di Lebak, amat jauh tertinggal. Miris rasanya melihat adik-adik yang harus menempuh puluhan kilo meter, bercucuran keringat menapaki jalan yang terjal demi mencapai sekolah.

Di IAD Lebak, saya menjadi relawan dokumentasi (photography), mengabadikan gerak-gerik para relawan inspirator berinteraksi dengan adik-adik, merekam tatap berbinar, wajah polos dan senyum lebar adik-adik saat diajar para relawan. Di Sukabumi, saya naik pangkat menjadi panitia relawan photography. Hampir tidak ada perbedaan tugas diantara keduanya – sama-sama hampir nggak pernah muncul di photo – bedanya adalah panitia memiliki tanggung jawab lebih untuk mengkoordinasi dan memastikan kelancaran acara, serta memberi motivasi untuk para teman-teman relawan, terutama bagi yang baru bergabung di IAD.

Di Lebak, saya bertemu dua pahlawan tanpa tanda jasa – The Unsung Heroes – yang meninggalkan kesan yang begitu mendalam: Ibu Henni dan Pak Nurman. Ibu Henni adalah guru mengaji yang secara cuma-cuma mengajar anak-anak Sinar Jaya setiap malam, dan Pak Nurman adalah guru SD yang mengajar di sekolah Filial Sinar Jaya, dengan gaji 300 ribu perbulan, dirapel dan diterima tiap 3 bulan. Dengan kondisi keterbatasan seperti itu, tidak terniat di benak mereka untuk meninggalkan Sinar Jaya dan justru semakin kuat semangat mereka memajukan kampungnya.

Di Sukabumi, kampung Gunung Sapu, kondisi ekonomi dan kehidupan masyarakat jauh lebih baik di banding Lebak. Hanya saja, daerah ini tertimpa bencana tanah bergerak, yang berdampak signifikan terhadap pendidikan anak sekolah.  Banyak bangunan sekolah yang rusak berat, sehingga mereka harus belajar di tenda dan kelas darurat. Awalnya saya khawatir, buruknya kondisi infrastruktur sekolah akibat bencana alam ini bakal berdampak pada meningkatnya angka putus sekolah siswa-siswi Sukabumi. Ternyata hal ini tidak beralasan. Walaupun daerahnya didera bencana, adik-adik di Gunung Sapu tetap aktif bersekolah dan senyum mereka selalu merekah indah.

Selain bertemu dengan orang-orang yang luar biasa, menjadi relawan mengajarkan saya untuk selalu bersyukur atas nikmat yang diberi, menghargai apa yang telah dimiliki, dan terpacu menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Ada bonus khusus menjadi relawan, terutama bagi introvert seperti saya: mendapatkan banyak teman, yang memotivasi dan mengajakmu ke lingkaran kebaikan. Jangan ragu untuk jadi relawan, mari kita ubah niat baik menjadi aksi baik!”

indorelawan

Post by indorelawan

Indorelawan adalah wadah daring yang menghubungkan organisasi/komunitas dengan beragam sosial dengan para relawan yang memiliki talenta dan potensi. Kami percaya bahwa kerja sama di antara kedua belah pihak akan memperkuat jejaring sosial masyarakat dan menciptakan lingkungan sosial yang lebih baik di Indonesia

Website: http://indorelawan.org