Mau Media Sosial Organisasimu Punya Banyak Followers? Cari Tahu Yuk! – Indorelawan Blog
Mau Media Sosial Organisasimu Punya Banyak Followers? Cari Tahu Yuk!
May 15, 2017
0

Di zaman yang serba digital ini, media sosial itu krusial sekali, lho, untuk perkembangan dan pertumbuhan sebuah komunitas. Dan followers, merupakan salah satu faktor penting di dalamnya. Semakin banyak followers di media sosial, komunitas kalian pun akan dianggap semakin eksis. Ingin tahu caranya? Ini dia tips-tipsnya!

1. Konsistensi itu kunci!

Upload secara reguler di seluruh media sosial komunitas, seperti Facebook, Instagram, Twitter, dll. Jangan tiba-tiba sering nge-post, lalu tiba-tiba hilang total dari feed dalam waktu yang lama. Konsistensi itu diperlukan agar followers kalian tetap aware akan komunitas kalian. Ini juga membuat akun tersebut dapat lebih banyak perhatian, yang akan menaikkan jumlah followers-nya! Nggak percaya? Coba dalam 1 bulan konsisten me-update media sosial, pasti followers akan bertambah banyak!

2. Sertakan gambar atau foto!

Hubspot menyusun statistik visual marketing sebagai berikut:

  • Konten-konten visual 40 kali lebih mungkin untuk di-share di media sosial.
  • Dengan mencantumkan foto atau gambar yang relevan dengan konten, konten kalian bisa dilihat sampai 94% lebih banyak orang!
  • Di Facebook, post berupa foto mendapat 53% lebih banyak likes dibandingkan post dengan format lainnya.

3. Be interactive!

Libatkan followers dalam posting-an kalian. Selain Call to Action (panggilan aksi) dalam sebuah postingan misalnya ajakan mendaftar sebagai relawan, coba juga buat tanya-jawab atau adakan kontes. Balas atau berikan likes comments dari followers kalian juga ya. Dengan ini, followers kalian akan merasa didengarkan dan dianggap, lalu mereka akan lebih mungkin untuk menceritakan tentang organisasi kalian ke teman-temannya dan mengajak teman-temannya untuk me-follow komunitas kalian juga!

4. Gunakan hashtag!

Gunakan hashtag supaya posts kalian bisa ditemukan juga oleh mereka yang tidak men-follow akun kalian. Pakai hashtag yang populer seperti #love, #photooftheday dan lain-lain. Kalau sedang ada kegiatan komunitas, hari peringatan tertentu, atau kampanye sosial, jangan lupa ikut sertakan hashtag. Contohnya, #HariKartini, #17Agustus, #BringBackOurGirls, dan #IfIWereABoy.

5. Jangan beli followers!

Tujuan media sosial toh untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan organisasi kalian, bukan? Namun, kalau membeli followers apa iya followers adalah mereka yang tertarik dengan isu organisasi? Walaupun jumlah followers bertambah, engagement rate (likes dan comments) akan berkurang. Apa itu engagement rate? Ini cara menghitungnya:

(jumlah likes + jumlah comments) : jumlah followers x 100

Kalau kalian membeli followers, otomatis followers yang kalian beli ini tidak akan meninggalkan like atau comment di post kalian. Engagement rate sangat penting karena ini sering kali dilihat sebagai tolak ukur kesuksesan sebuah akun media sosial. Jadi, untuk apa banyak followers jika hanya angka?

6. Last but not least; be creative!

Kalian dapat share fakta-fakta unik, profil orang-orang dengan pengalaman menarik atau public figure, atau dengan menyisipkan sedikit humor di dalam caption yang ditulis.

Putar otak dan kreativitas, supaya yang sudah follow tidak akan bosan dan menekan tombol unfollow, hii serem! Good luck and share on!

Sumber:

www.classy.org/blog/11-ways-grow-nonprofit-social-media-followers/

blog.hubspot.com/blog/tabid/6307/bid/33800/Photos-on-Facebook-Generate-53-More-Likes-Than-the-Average-Post-NEW-DATA.aspx

 

Ditulis oleh Talitha Rucira Gati.

Disunting oleh Marsya Nurmaranti.

Talitha Rucira Gati

Post by Talitha Rucira Gati

Siswi SMA pada umumnya. Tapi nggak suka motret makanan sebelum makan atau memakai kata 'kayak' secara berlebihan. (Bohong). Lahir; 9/9/99 pukul 9 pagi. Yang ini beneran.