Pernahkah kalian berpikir bahwa cerita yang kita anggap sederhana bisa membawa inspirasi untuk seseorang? Keberanian seseorang berbagi cerita dan perspektif ke sesama perempuan bisa membawa semangat baru untuk perempuan lainnya. Sebagai relawan, bagiku perempuan yang saling mendukung dan menghargai merupakan adalah hal yang sangat mengesankan.
Sebelum bercerita lebih lanjut mengenai pengalamanku, perkenalkan namaku Giadita Putri. Biasa disapa Gia. Aku merupakan Community Engagement Lead di sustainHER, yaitu sebuah komunitas yang bergerak di isu perempuan dan melakukan inisiasi sosial untuk pemberdayaan perempuan.
Perkenalan Gia dengan sustainHER
Pilihanku untuk terjun ke bergabung dengan sustainHER adalah pilihan yang tidak aku sangka akan membawa perubahan pada diriku. Perubahan tersebut dimulai dari pilihan sederhana mencari kegiatan kerelawanan lain setelah baru saja menyelesaikan program GBS (Generasi Bebas Stunting). Sebuah program kerelawanan yang diadakan oleh Indorelawan berkolaborasi dengan NovoClub by Paragon. Hal ini menjadi gerbang awal yang mempertemukanku dengan sustainHER. Aku merasa memiliki visi misi yang sama dengan sustainHER dan selaras dengan apa yang berusaha aku perjuangkan.
“Nah, kebetulan aku nemu sustainHER dan juga aku merasa visi misinya sama dengan yang aku cari. Relevan banget sama passion aku, aku juga tau Indorelawan terpercaya ya. Aku beraniin diri buat daftar dan mencoba di sustainHER. “
Menemukan komunitas yang tepat merupakan salah satu langkah penting bagi relawan untuk bisa mengambil peran dengan nyaman. Ini yang aku rasakan ketika bergabung dengan sustainHER. Perjalananku bersama sustainHER sudah berlangsung satu tahun. Bukan perjalanan yang sebentar tentunya. Aku bahkan sudah berganti-ganti peran, yang mana aku memulai peran menjadi Data Entry, Community Organizer, hingga yang terbaru menjadi Community Engagement Lead.

Bahan Bakar untuk Berkontribusi
Ketertarikanku pada isu perempuan tidak terlepas dari pengalaman pribadiku yang sering menjadi pendengar untuk teman-teman. Sering kali aku mendengar curhatan mengenai keresahan yang berkaitan dengan isu percintaan yang mungkin terdengar dianggap biasa saja. Namun, secara tidak langsung berkaitan dengan isu perempuan yang tidak begitu aku sadari awalnya. Hal tersebut memantikku untuk mengikuti komunitas perempuan. Bukan hanya untuk berjejaring, tapi juga berkontribusi secara lebih luas dan terstruktur pada isu perempuan.
“Jangan capek jadi orang baik, karena apa yang kita tanam itu yang kita tuai”
Bagiku, niat baik adalah awal yang penting dalam memulai peduli isu sekitar dan berkontribusi. Niat baik harus disertai dengan aksi yang baik. Dua hal yang harus sejalan agar bisa mencapai tujuan.
Selain itu, tekad juga hal yang tidak kalah penting. Menurutku, dengan tekad yang kuat akan membawa kita pada perubahan yang kita inginkan. Bersama relawan sustainHER, aku meyakini perempuan tidak sendiri dan bisa saling mendukung. Kita tidak sendirian meskipun sedang menghadapi titik yang berat.
Ruang Aman Berkarya Bersama
“Bagi aku, sustainHER adalah ruang aman dan wadah berbagai ide perempuan.”
Di sustainHer, aku memiliki banyak kesempatan untuk bisa bertemu dengan relawan yang memiliki kesamaan visi dan misi. Aku belajar banyak hal dari perempuan-perempuan inspiratif. Aku sadar kalau perempuan bisa memiliki ide yang beragam karena memiliki latar belakang, usia, dan asal daerah yang berbeda. Ini membuka pikiranku bahwa dalam melihat sebuah masalah dari berbagai sisi.

Refleksi Gia Setelah Satu Tahun di sustainHER
Jika ditanya apa yang aku pelajari dari setahun bertumbuh bersama sustainHER, aku akan menjawab banyak. Bukan hanya menambah pengalaman dan relasi, tapi pola pikirku juga ikut berubah. Ini adalah hal yang paling penting dari perjalananku di dalam dunia relawan. Aku jadi tidak mudah untuk menilai orang lain. Pengalamanku bertemu banyak perempuan dengan berbagai latar belakang, membuatku menjadi sadar bahwa manusia itu kompleks dan tidak bisa dinilai dari satu atau dua pilihan saja.
“Menurut aku pengalaman itu mahal banget.”
Selain itu, aku selalu berusaha agar tidak menilai sesuatu secara dangkal dan dari satu perspektif saja. Setiap perempuan yang memiliki pengalaman berbeda, tentu saja punya cerita yang berbeda dan membawa perspektif yang unik. Pentingnya saling menghargai dan saling mendukung untuk sama-sama menjadi perempuan yang berdaya.
Dengan demikian, aku berharap semakin banyak perempuan yang berani untuk unjuk diri. Penting untuk perempuan berserikat agar bisa saling dukung. Menjadi perempuan yang berani untuk mengambil inisiatif dan tampil di ruang publik. Perempuan dan laki-laki sama saja. Kita sama-sama memiliki hak yang sama untuk bisa berkembang menjadi pribadi yang kita inginkan. Tentu saja, dalam konteks positif dan kepentingan bersama. Menurut pandanganku, ini tidak hanya menjadi sarana untuk berbagi pengetahuan. Akan tetapi, juga wadah untuk saling menguatkan satu sama lain demi menciptakan lingkungan yang berkeadilan gender.
Untuk menciptakan ruang aman adalah tugas kita bersama. Ini tidak hanya akan membawamu bisa menemukan dirimu sendiri, tapi juga tempat kita menyadari hal-hal selama ini mungkin tidak kita sadari. Ayo mulai perjalananmu di bersama dengan Indorelawan! Kamu bisa memulai langkah kecil di dunia relawan menjadi cerita bermakna yang sebelumnya tidak pernah kamu duga.
Penulis: Tari Masdar
Proofreader: Devia Amara
Approval: Indorelawan