Inspirasiku Jadi Relawan adalah Basarnas

Inspirasiku Jadi Relawan adalah Basarnas

Apa yang pertama kali terpikirkan olehmu ketika melihat Basarnas (Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan) di TV? Dulu, aku sering melihat mereka di TV dengan seragam oranye, melakukan berbagai aksi heroik. Kesan keren telah terpatri dalam ingatanku. Ini mempengaruhi Tasha kecil melihat bagaimana masa depannya. Ketika ditanya mau jadi apa, aku selalu jawab ingin membantu orang.

“Kaya bocah kecil ditanya nanti mau jadi apa, aku jawab pengen nolongin orang”

Cita-cita sederhana yang membawaku untuk melangkah ke dalam dunia relawan. Ini juga membuatku tertarik untuk berkontribusi dalam aksi sosial. Berani mengambil jalan yang berbeda saat orang-orang di sekitarku tidak banyak ikut kegiatan di luar kesehariannya.

Perkenalkan namaku Anatasha Febriana. Kerap disapa Tasha. Aku aktif berkegiatan di Sekolah Relawan. Sebuah lembaga sosial yang memiliki fokus kegiatan pada edukasi relawan, aksi sosial, dan pemberdayaan masyarakat. Aku saat ini berperan sebagai Volunteer & Community Network Officer.

Bermula dari Keinginan untuk Mengeksplorasi

Briefing kegiatan relawan

Pengalamanku di dunia relawan dimulai sekitar tahun 2018 atau 2019. Saat itu, aku sebagai seorang mahasiswa baru, ingin mengeksplorasi dunia organisasi di luar kampus. Bertemu dengan teman baru, pengalaman, serta pengetahuan yang belum pernah kudapatkan. Oleh karena itu, aku sering mencari informasi mengenai dunia relawan yang masih cukup asing bagiku.

Perkenalanku dengan Sekolah Relawan berawal dari teman dari komunitas sebelumnya. Dia mengarahkanku untuk bisa coba mencari informasi tentang dunia relawan melalui Indorelawan.

“Temanku ngasih tahu kalau kegiatan komunitas itu juga banyak lho. Saat itu dia kasih lihat web Indorelawan. Jadinya aku kepoin (Sekolah Relawan) dari web Indorelawan dan IG.”

Hal yang paling membuatku tertarik dengan Sekolah Relawan karena mereka sering memberikan berbagai jenis kegiatan yang ada disana. Gambaran programnya jelas dan melakukan aksi sosial secara masif hingga ke berbagai daerah. Aku pikir tidak ada lagi keraguan bagiku untuk mendaftar.

Kerjasama adalah Pondasi Mencapai Tujuan

Langkah kecil penuh keberanian yang diambil waktu itu, telah membawaku pada pengalaman yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Kegiatan pertama yang aku ikuti di Sekolah Relawan adalah Orientasi Relawan. Sebuah program yang merupakan wadah  memperkenalkan dunia kerelawanan pada masyarakat luas. Namun, siapa sangka kegiatan pertamaku dahulu, kini menjadi program yang aku kelola sekarang sebagai Volunteer & Community Network Officer.

Menurutku, program ini merupakan keuntungan yang bisa dirasakan kedua belah pihak. Baik itu relawan atau pihak komunitas. Tidak hanya untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat umum mengenai apa itu relawan, tapi juga wadah untuk menyebarkan semangat saling membantu.

“Dalam menjalankan berbagai jobdesk, aku jadi paham kalau misalnya relawan butuh aksi untuk aktualisasi diri dan komunitas butuh peran-peran relawan untuk menjalankan aksinya.”

Aku selalu percaya bahwa kerja sama yang solid akan membawa pada hasil atau tujuan yang kita inginkan bersama. Ini akan menjadi kekuatan utama bagi kita untuk selalu ingat kita tidak sendiri dalam berjuang menciptakan kehidupan sosial yang lebih baik.

Melihat Isu Sosial dari Kacamata yang Lebih Luas

Selama menjadi relawan di Sekolah Relawan, pola pikirku mulai berubah satu persatu. Hal pertama yang paling aku rasakan adalah pentingnya etika dalam menyalurkan bantuan. Dulu aku berpikir bahwa membagikan bantuan itu mudah dan gampang. Tidak mengerti alurnya bagaimana, yang penting niat. Padahal ada banyak hal yang perlu diperhatikan, misalnya koordinasi dengan tokoh setempat dan membuat list bantuan yang dibutuhkan.

“Dulu mikir ketika mau berbagi, oh gampang tinggal bagi-bagi aja. Tapi, ternyata distribusi bantuan itu tidak segampang datang dan kasih bantuannya.”

Selain itu, aku juga mulai menyadari dengan nyata permasalahan ketimpangan antar daerah di Indonesia. Hal ini mungkin akan sulit aku pahami, jika aku tidak pernah terjun ke lokasi bencana secara langsung. Aku tidak punya kampung. Sejak kecil, aku hidup di Depok. Tidak pernah melihat, bahkan merasakan seperti apa kehidupan di daerah dan tantangan apa saja yang mereka hadapi.

Ketika bisa mendapat kesempatan untuk berinteraksi dengan masyarakat di daerah, aku jadi belajar banyak hal. Aku bisa melihat dan berkontribusi secara langsung ketika banjir bandang Sukabumi 2024 dan Banjir Sumatera awal tahun ini. Pengalaman tersebut membuatku merasakan masalah ketimpangan di Indonesia secara dekat.

“Aku merasa selama turun ke daerah bencana. Aku sadar kalau pendidikan, ekonomi, bahkan sampai akses jalan tidak merata. Jadi, ketika pemulihan bencana membutuhkan waktu yang lama.”

Ini membuatku memahami bahwa isu sosial bukan sesimpel yang kedengarannya. Dari akses jalan yang tidak merata saja, bisa berpengaruh pada susahnya distribusi bantuan. Hal ini, membuatku menyadari bahwa ketimpangan antar daerah merupakan isu kompleks yang bisa berpengaruh pada berbagai aspek kehidupan masyarakat.

Ambil Langkah Berani Menjadi Relawan

Relawan Aceh Tamiang

Aku percaya pengalaman yang kudapatkan sekarang ini tidak terlepas dari langkah beraniku untuk memulai. Siapa yang akan menyangka bahwa keputusanku untuk terjun ke dunia relawan bisa membawaku selangkah lebih dekat dengan apa yang aku cita-citakan.

“Dengan jadi relawan aku bisa ketemu dengan apa yang aku suka. Aku bisa ke lapangan meskipun tidak jadi basarnas”

Menarik, bukan? Saatnya kamu mencoba untuk mengambil langkah menjadi relawan. Meskipun begitu, kamu harus tetap ingat pentingnya mencari informasi kerelawanan yang terpercaya. Beberapa kali ketika aku melakukan acara ke sekolah dan kampus, aku sering dapat informasi kalau mereka kena scam. 

“Cobain dulu aja, tapi sambil liat dan cross check lembaganya. Supaya kita merasa aman dan bisa kasih kita pengalaman yang kita butuhkan.”


Harapanku kedepannya akan semakin banyak orang yang terjun ke dunia relawan. Menyadari bahwa tindakan kolektif kita bisa menjadi awal untuk penyelesaian berbagai isu sosial. Kamu juga bisa mengaktualisasikan diri, menemukan jalan, dan semakin mengenal diri sendiri. Menurutku salah satu jalannya adalah dengan menjadi relawan.

Ayo mulai perjalanan kerelawananmu bersama dengan Indorelawan! Temukan berbagai aktivitas menarik dan terpercaya yang membawamu selangkah lebih dekat dengan apa yang kamu impikan. 

Penulis: Tari Masdar
Penyunting: Devia Amara
Approval: Indorelawan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *