Inspirasi Aksi Gotong Royong di Kala Pandemi

Inspirasi Aksi Gotong Royong di Kala Pandemi

Aksi gotong royong sangat nyata dirasakan pada saat terjadi pandemi COVID-19 ini. Keadaan yang sebenarnya cukup mengkhawatirkan bagi banyak orang, tetapi perlu diambil nilai positifnya oleh masyarakat dengan meningkatkan kepedulian sosial. Kita seperti diajarkan kembali untuk saling membantu siapapun yang terdampak oleh pandemi, mulai dari tenaga medis, masyarakat kecil, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah. Terdapat berbagai ragam aksi yang dilakukan oleh masyarakat secara mandiri atau komunitas. Berikut beberapa aksi gotong royong yang bisa menginspirasi kamu melakukan hal serupa :

Membagikan Paket Sembako

Kita tahu bahwa pandemi ini tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan tetapi juga sektor ekonomi. Masyarakat yang bekerja di sektor informal pada khususnya merasakan dampak langsung dengan penurunan penghasilan harian. Solidaritas masyarakat pun tergerak untuk membantu para pekerja sektor informal ini seperti pedagang kaki lima, buruh harian, atau bahkan tunawisma.

Mereka yang bergerak untuk membantu pekerja sektor informal, mengajak masyarakat untuk terlibat dengan berdonasi. Selama bulan Ramadan lalu, mungkin kamu pernah melihat di linimasa media sosialmu beragam penggalangan dana yang diinisiasi oleh individu, komunitas maupun perusahaan. Donasi yang terkumpul kemudian digunakan untuk penyediaan sembako seperti beras, minyak, gula pasir, telor, dan lain-lain dengan tujuan dapat membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga para penerima manfaat. Nah, agar gerakan pembagian sembakonya semakin berdampak, kamu juga bisa membeli bahan-bahan sembako dari pedagang toko kelontong, dengan ini kamu juga membantu roda perekonomian lokal untuk berputar kembali. 

Ingin melakukan hal serupa? Kamu bisa bisa berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk melakukan aksi ini. Seperti contohnya, Indorelawan berkolaborasi bersama puluhan komunitas di 46 titik wilayah Indonesia untuk mendistribusikan bantuan sembako untuk pekerja informal. Ada juga perkumpulan ibu yang tergabung dalam Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan Pengelola Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di Jakarta Utara yang membuka donasi dan mendistribusikan paket sembako ke warga sekitar yang membutuhkan.

Membagikan Masker

Penggunaan masker menjadi imbauan bagi masyarakat untuk mencegah perluasan penyebaran virus COVID-19. Namun, ada sebagian masyarakat yang tidak dapat membeli masker akibat mengutamakan kebutuhan sehari-harinya terlebih dahulu. Dengan begitu, aksi membagikan masker penting untuk dilakukan. Salah satunya yang dilakukan oleh sejumlah komunitas di Kota Solo, yang diinisiasi oleh komunitas Joli Jolan, yang setiap Sabtu siang membagikan masker, makanan, dan sabun cair gratis kepada warga sekitar. Tidak hanya itu, mereka juga membagikan paket gizi peningkat daya tahan tubuh, yang terdiri dari nasi, sayur, ayam, buah, dan susu, pada sore hingga malam hari. Selain itu, ada juga gerakan besar bernama Gerakan Memakai Masker Gratis (GEMAS) (@gemas.official) dan Masker Kain Untuk Semua (@maskerkainuntuksemua) yang mengajak berbagai kalangan, mulai dari public figure hingga organisasi, untuk ikut bergerak bersama. 

Ingin melakukan hal serupa? Kamu bisa menghubungi penjahit langganan untuk membuat masker kain yang akan dibagikan, agar selain membantu penerima, kamu juga membantu para penjahit untuk mendapat order pada masa pandemi ini. 

Membangun Bilik dan Penyemprotan Disinfektan

Foto diambil dari republika.co.id/

Disinfektan merupakan barang yang sering kita temui pada saat pandemi COVID-19 ini. Warga Dusun Tompogunung di Semarang membangun bilik disinfektan secara swadaya yang bertujuan untuk membantu dalam pencegahan penyebaran COVID-19. Di Riau, juga dilakukan penyemprotan disinfektan pada sejumlah fasilitas umum yang dibantu oleh para relawan. Seluruh rumah ibadah dan ruas jalan di Kota Makassar pun juga dilakukan penyemprotan disinfektan oleh Walikota Makassar bersama para relawan.

Ingin melakukan hal serupa? Kamu bisa coba membuat bilik disinfektan secara mandiri bersama komunitasmu atau bekerja sama dengan penduduk sekitar rumah. Dalam pembuatan dan penggunaannya, jangan lupa untuk membaca aturannya terlebih dahulu ya! Agar aman ketika digunakan. Kamu bisa lihat contoh cara membuatnya di sini (https://www.youtube.com/watch?v=ncQ2m0auGdU)

Galang Dana dan Pendistribusian Alat Pelindung Diri (APD) untuk Tenaga Medis

Foto diambil dari liputan6.com

Tenaga kesehatan menjadi garda terdepan dalam penanganan para pasien COVID-19. Banyak pihak yang membantu dalam berbagai bentuk dukungan, salah satunya bantuan Alat Pelindung Diri (APD) yang masih terbatas padahal pasien semakin bertambah. WeCare.id berbagi melalui program “APD untuk Negeri” yang telah mendistribusikan bantuan sebanyak 1.300 APD lengkap ke 262 rumah sakit dan puskesmas dari Sumatera hingga Papua. Gotong royong sangat terasa dengan berperannya 2.000 donatur perseorangan, 30 partnership, dan 20 pihak yang berdonasi bentuk barang, dalam program ini. 

Ingin melakukan hal serupa? Kamu bisa mulai dari menggalang dana di crowdfunding platform atau mengumpulkan dana secara mandiri. Bersamaan dengan kamu menggalang dana, kamu bisa mencari dan menghubungi produsen APD serta rumah sakit atau puskesmas yang ingin kamu targetkan sebagai penerima manfaat. Jangan lupa untuk memberikan laporan secara lengkap kepada donatur saat sudah menyelesaikan proses pendistribusian ya!

Bangun Tempat Cuci Tangan Bersama

Foto diambil dari kupang.tribunnews.com

Pentingnya mencuci tangan saat pandemi ini membuat tempat cuci tangan menjadi sering kita temukan di lingkungan tempat tinggal dalam berbagai bentuk inisiatif warga. Salah satunya kampung yang terletak di Kelurahan Kasin, Malang, warganya menyediakan 14 titik tempat cuci tangan yang dipasang secara swadaya dan gotong royong. Selain itu, warga kampung juga rutin melakukan penyemprotan disinfektan di pada rumah-rumah. Warga Pulau Seraya Besar Desa Seraya Maranu, Kabupaten Manggarai Barat juga membuat tempat cuci tangan secara mandiri yang terbuat dari pelampung bekas yang dihias dengan cat. 

Ingin melakukan hal serupa? Kamu bisa membuat secara mandiri dengan barang bekas layak pakai yang dapat dijadikan tempat cuci tangan, seperti ban, kaleng cat, galon, dan lain sebagainya. Jangan lupa untuk menjaga kebersihan sekitar tempat cuci tangan dan sediakan sabun ya! Kamu bisa lihat contoh cara membuatnya di sini (https://www.youtube.com/watch?v=VskGxWzKLWg)

Disaat seperti ini yuk kita mulai saling bantu dan lakukan aksi gotong royong agar keadaan semakin membaik!

Sumber:

republika.co.id/berita/q7zbh6440/wabah-covid19-saatnya-gotong-royong-dan-saling-bantu

kompas.tv/article/73027/relawan-semprot-disinfektan-di-rumah-ibadah-dan-jalanan

liputan6.com/lifestyle/read/4222518/cerita-dokter-galang-dana-untuk-apd-bagi-tenaga-kesehatan-di-krisis-corona-covid-19

kupang.tribunnews.com/2020/05/21/unik-warga-pulau-seraya-besar-sulap-pelampung-bekas-jadi-tempat-cuci-tangan

youtube.com/watch?v=M9HNhrXAAUc

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *