“Don’t Look Up”, Speak-Up, dan Perubahan Iklim

“Don’t Look Up”, Speak-Up, dan Perubahan Iklim

 “And you can act like everything is alright
But this is probably happening in real time
Celebrate or cry or pray, whatever it takes
To get you through the mess that we made
Cause tomorrow may never come”

Jika kamu sudah menonton film “Don’t Look Up” dari Netflix, pasti kamu sudah tidak asing dengan cuplikan lirik lagu di atas. Yup, kutipan lirik dari lagu “Just Look Up” yang dinyanyikan oleh Ariana Grande dan Kid Cudi ini sangat menggambarkan pentingnya mengambil aksi perubahan berdasarkan fakta yang terjadi sebelum semuanya terlambat. Menurut Dr. Katharine Hayhoe, seorang Climate Scientist, menyampaikan bahwa film “Don’t Look Up” banyak memberikan pesan terkait isu perubahan iklim.

Inspired by “Don’t Look Up”: Act Now on Climate Change | United Nations | Netflix

Salah satu scene pada film “Don’t Look Up” yang diperankan oleh dua artis ternama, Leonardo DiCaprio dan Jennifer Lawrence

Dikutip dari New York Times, film yang bercerita tentang jatuhnya komet ke bumi ini adalah sebuah metafora untuk perubahan iklim. Film “Don’t Look Up” sendiri telah memecahkan rekor Netflix dan sang sutradara dari film epik ini berharap “Don’t Look Up” bisa menggerakkan aksi publik terhadap perubahan iklim. Hal selaras juga disampaikan oleh Genevieve Guenther, founder dan direktur dari End Climate Silence, sebuah organisasi yang mempromosikan liputan media tentang perubahan iklim.

“The goal of the movie was to raise awareness about the terrifying urgency of the climate crisis, and in that, it succeeded spectacularly,” ungkap Genevieve Guenther dikutip dari New York Times.

Menurut Xiye Bastida, salah seorang aktivis perubahan iklim muda, film ini menjadi hal yang penting dalam mengampanyekan pentingnya aksi nyata untuk mengubah budaya di mana manusia hidup agar lebih peduli terhadap isu perubahan iklim yang terjadi.

“You know, we are never gonna get a change in policy, a change in the business model, a change in the education model, if we don’t have a movement behind it, and movements cannot start without a changing narrative. And that’s why movies like this are important because what needs change is culture. And once culture changes, everything else comes easier.” Ungkap Xiye Bastida yang mewakili suara dari para aktivis iklim kaum muda.

Tidak bisa dipungkiri, saat ini kita memang sedang menghadapi salah satu permasalahan global, yaitu perubahan iklim. Sebagai manusia yang hidup di planet bumi ini tentu harus mengambil aksi nyata untuk menangani permasalahan global ini. Hal tersebut juga jelas disampaikan oleh Hayhoe, bahwa kita sebagai manusia yang hidup di planet bumi harus peduli dan mengerti tentang pentingnya mengatasi perubahan iklim yang sedang terjadi.

“To care about climate change and to understand why climate action matters, we only have to be one thing. And that one thing is quite literally a human being living on this planet. The IPCC tells us the planet is heating. The ice is melting” ujar Hayhoe yang mewakili IPCC (Intergovernmental Panel on Climate Change).

Boy are stand holding seedlings are in dry land in a warming world. Free Photo

Perubahan iklim sendiri mengacu pada perubahan jangka panjang dalam suhu dan pola cuaca. Pergeseran ini mungkin alami, seperti melalui variasi siklus matahari. Namun sejak tahun 1800-an, aktivitas manusia telah menjadi pendorong utama perubahan iklim, terutama akibat pembakaran bahan bakar fosil seperti batu bara, minyak dan gas.

Aksi besar seperti perubahan kebijakan, perubahan model bisnis, atau perubahan dalam model pendidikan tentu dibutuhkan untuk menangani perubahan iklim. Namun, hal kecil yang kita lakukan dalam keseharian juga bisa berdampak besar dalam penanganan perubahan iklim, salah satunya ialah dengan Speak Up. Speak Up di sini bermakna menggaungkan isu perubahan iklim. Hal tersebut menjadi salah satu cara tercepat dan paling efektif untuk melakukan aksi perubahan.

“What’s the first step to activation? Among people who don’t know what to do, it’s using our voice. It is the absolutely critical first step.” ujar Dr. Katharine Hayhoe dalam video kolaborasi antara PBB dengan Netflix, “Inspired by “Don’t Look Up”: Act Now on Climate Change”.

Ada banyak cara untuk kita bisa menyuarakan dan mewujudkan aksi nyata dalam menghadapi perubahan iklim, misalnya menjadi relawan dengan fokus isu lingkungan. Selain itu, sebagai organisasi kamu juga bisa membuat aktivitas sosial melalui Indorelawan.org loh.

Memperbaiki nasib bumi, tidak bisa sendirian–butuh gerakan kolektif dan gotong royong. Indorelawan tunggu aksi nyata kamu untuk sama-sama bergerak dalam isu lingkungan demi menghadapi perubahan iklim.

Penulis: Aulia Rahma
Penyunting: Renita Yulistiana

Referensi:
https://www.youtube.com/watch?v=hakqRofpMFs
https://www.nytimes.com/2022/01/11/climate/dont-look-up-climate.html
https://www.un.org/en/climatechange/what-is-climate-change
https://www.un.org/en/actnow/ten-actions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *